Langkah-langkah kecil ditengah hujan rintik-rintik malam itu masih dijalani seorang wanita setengah baya itu. Kelelahan mungkin sedang dirasakannya, “pekerjaan” yang menguras waktu, menguras tenaga, mungkin juga sangat menguras pikiran.
Seorang wanita yang lahir dari keluarga yang berada, berpendidikan, dan terpandang. Dunia menjadi satu-satunya tempat berpijak, tak ada tujuan lain selain itu. Hanya dunia saja. Dia anak satu-satunya, sejak kecil dia dirawat oleh dua orang perawat anak. Segala kebutuhan hidup terpenuhi, materi, pendidikan, segala macam. Hanya satu yang dia tak dapat. Kasih sayang orangtua yang dua-duanya hanya mementingkan karier semata.
Wanita itu tumbuh menjadi gadis dewasa, tetap dia tak menemukan jatidirinya, tak menemukan apa yang dia butuhkan. Orangtua tak pernah berubah sedikitpun, baginya uang sudah cukup menggantikan kasih sayang untuk anaknya. Karena hal tersebut akhirnya dia mencari kasih sayang ditempat lain. Mencari seseorang yang bisa membahagiakannya walaupun dia tak tahu apa arti ‘kasih sayang’ itu sebenarnya.
No comments:
Post a Comment